Halaman

Sabtu, 02 April 2011

Metode Penentuan Kesegaran Susu

BAB I
PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang
Secara alamiah yang dimaksud dengan susu adalah hasil pemerahan sapi atau hewan menyusui lainnya, yang dapat dimakan atau dapat digunakan sebagai bahan makanan, yang aman dan sehat serta tidak dikurangi komponen-komponennya atau ditambah bahan-bahan lain.
Air susu merupakan bahan makanan yang istimewa bagi manusia karena kelezatan dan komposisinya yang ideal selain air susu mengandung semua zat yang dibutuhkan oleh tubuh, semua zat makanan yang terkandung didalam air susu dapat diserap oleh darah dan dimanfaatkan oleh tubuh.
Didalam kehidupan sehari-hari, tidak semua orang meminum air susu yang belum diolah. Hal ini disebabkan karena tidak terbiasa mencium aroma susu segar (mentah), atau sama sekali tidak suka air susu dan sebagian lagi karena menganggap harga air susu mahal dibandingkan kebutuhan sehari-hari lainnya. Dengan adanya teknologi pengolahan/pengawetan bahan makanan, maka hal tersebut diatas dapat diatasi, sehingga air susu beraroma enak dan disukai orang.
Air susu yang banyak menyebar dan dikenal dipasaran adalah air susu sapi. Sebenarnya air susu kambing dan kerbau tidak kalah nilai gizinya dibandingkan dengan air susu sapi. Hanya karena faktor kebiasaan dan ketersediaannya maka air susu sapi lebih menonjol dipasaran. Beberapa daerah di Indonesia telah memanfaatkan susu kambing dan kerbau yaitu didaerah Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Sulawesi Selatan. Bahkan dinegara lain susu kambing telah dianjurkan oleh dokter-dokter dan digunakan untuk pengobatan rumah tangga sejak dulu.
Susu yang baik apabila mengandung jumlah bakteri sedikit, tidak mengandung spora mikrobia pathogen, bersih yaitu tidak mengandung debu atau kotoran lainnya, mempunyai cita rasa (flavour) yang baik, dan tidak dipalsukan. Pengujian mutu susu dapat dikerjakan dengan menentukan sifat-sifat fisisnya, sifat-sifat kimiawinya dan pengujian biologik susu. Pada penentuan kesegaran susu dapat diuji dengan memberikan indikator pada susu. Terdapat beberapa faktor yang berpengaruh pada kesegaran susu

Senin, 07 Maret 2011

Nuklir

Dewasa ini, pemanfaatan energi nuklir semakin pesat dan telah meluas baik di negara-negara maju maupun negara berkembang. Pemanfaatan energi nuklir tersebut mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat seperti bidang penelitian, pertanian, kesehatan, industri, pertahanan keamanan dan energi.

• Pusat Pengembangan Perangkat Nuklir (P2PN - BATAN)

Instrumentasi Pusat Pengembangan Perangkat Nuklirdilengkapi laboratorium elektronik yang cukup handal. Berbagai alat ukur elektronik, sarana untuk melakukan percobaan sampai dengan produksi PCB (Printed Circuit Board) tersedia. Beberapa produk yang telah dihasilkan antara lain :
* Sistem Pengamanan Instalasi Cyclotron
* Survey meter untuk monitor tingkat radiasi
* Monitor Perorangan
* Sistem Pencacah Radiasi
* Sistem Pencacah Radio Immunoassay
* Renograf untuk pemeriksaan fungsi ginjal
* Pengukur grameter kertas, dan lain-lain

• Instrumentasi Kedokteran Nuklir

Komponen pokok kedokteran nuklir yaitu :
1. Stationary Probe
Biasanya untuk pemeriksaan : test konsentrasi pada organ maupun dinamik test. Data yang diperoleh, berupa count per unit waktu.
2. Well Counter
Prinsip kerja sama dengan stationary probe yaitu berupa count per waktu tetapi hanya dikhususkan untuk counting dari sampel berupa urine, darah feces danlain-lain(invitrotest).
3. Scanner
Menghasilkan gambar 2 dimensi dari distribusi radiofarmaka dalam suatu organ. Dapat juga untuk menilai pada pemeriksaan-pemeriksaan concentration, delution, excretion dan absorbtion. Scanning berupagerakan maju-mundur melalui daerah yang diinginkan sehingga menghasilkan gambar yang tersusun dari garis-garis atau titik-titik. Ukuran dan jumlah kristal detektor NaI menetukan hasil dan kecepatan scanner. Semakin banyak detektor atau semakin besar ukuran kristalnya hasil semakin baik dan waktu scanning makin cepat.
4. Camera
Yaitu alat pencitraan yang dapat menyajikan gambar tanpa menggerakkan detektor.


• LABORATORIUM KEDARURATAN NUKLIR

Laboratorium Kedaruratan Nuklir merupakan salah satu laboratorium di Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi. Laboratorium Kedaruratan Nuklir digunakan untuk penanggulangan korban kecelakaan nuklir/radiasi, terutama korban terkontaminasi eksterna pada kedaruratan Nuklir.

Mikrospektrofotometer

Apa itu Mikrospektrofotometer

Mikrospektrofotometer UV-Visible NIR merupakan instrumen yang digunakan untuk mengukur spktrum dari sampel yang berukuran mikro. Mikrospektrofotometer mempunyai banyak fungsi dan dikenal dengan banyak nama. Nama-nama itu diantaranya adalah:
– mikrospektrometer atau mikrospektrofotometer
– mikroskop spektrometer atau mikroskop spektrofotometer
– mikroskop fotometer atau mikrofotometer
– cytospektrofotometer atau cytospektrometer
– mikrofluorometer atau mikrofluorometer
– raman mikrospektrometer

Disamping mempunyai fungsi yang spesifik seperti mikrofluorometer atau raman mikrospektrometer tapi mikrospektrofotometer kebanyakan dirancang untuk mengukur sampel yang berukuran mikro. Mikrospektrofotometer UV-Visible NIR dapat dikonfigurasi untuk mengukur transmitan, absorban,